Tanggul Krueng Peutoe jebol, ratusan rumah di Aceh Utara terendam banjir
Akibat jebol tanggul Krueng Peuto Sebelas Desa di Kecamatan Lhoksukon mengakibatkan banjir merendam ratusan rumah, Jumat (12/11).

Elshinta.com - Akibat jebol tanggul Krueng Peuto Sebelas Desa di Kecamatan Lhoksukon mengakibatkan banjir merendam ratusan rumah, Jumat (12/11).
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Utara Murzani mengatakan, banjir tersebut akibat tanggul Krueng (sungai) Peuto jebol. Ada di tiga titik menyusul hujan deras di wilayah itu sejak dua hari terakhir.
"Tingginya intensitas hujan yang terjadi dalam dua hari terakhir menyebabkan debit air Krueng Peuto meningkat, sehingga mengakibatkan tanggul di tiga titik jebol," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamdani, Sabtu (13/11).
Murzani mengatakan jebolnya tanggul tersebut menyebabkan ratusan rumah di 33 gampong yang tersebar di enam kecamatan sekitar daerah aliran sungai tersebut terendam.
Gampong yang menerjang banjir tersebut ada di lima kecamatan yaitu Kecamatan Lhoksukon, Kecamatan Matang Kuli, Kecamatan Pirak Timu, Kecamatan Cot Girek, Kecamatan Baktiya Barat, dan Kecamatan Kuta Makmur.
"Belum bisa memastikan data pasti berapa rumah terdampak banjir,karena masih pendataan namun pihak nya masih dilapangan,di perkirakan ratusan rumah ikut terendam," sebut Murzani.
Lanjut Murzani, tim BPBD telah mendirikan tempat pengungsian dan dapur umum tanggap darurat, serta menempatkan segala kebutuhan penanggulangan,
Kata Murzani, banjir terparah terjadi di Kecamatan Matang Kuli, Kecamatan Lhoksukon, dan Kecamatan Cot Girek.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk terus waspada karena kondisi cuaca saat ini sangat mengkhawatirkan. Tim BPBP dan instansi terkait lainnya disiagakan di lapangan membantu masyarakat terdampak bencana," kata Murzani.